Jokowi Minta Jatim dan Sulsel Jadi Contoh Penanganan Covid-19

Presiden Joko Widodo berjalan untuk memimpin upacara HUT ke-75 TNI di Istana Negara Jakarta, Senin (5/10/2020). Pada peringatan HUT ke-75 TNI, Presiden Joko Widodo mendukung transformasi organisasi TNI harus selalu dilakukan dengan dinamika lingkungan strategis sesuai dengan dinamika ancaman dan perkembangan teknologi militer

JAKARTA, Ewakonews.com – Presiden Joko Widodo memuji provinsi Jawa Timur dan Sulawesi Selatan yang menunjukkan perbaikan dalam penanganan Covid-19. Kepala Negara meminta kedua provinsi ini untuk menjadi contoh bagi provinsi lain. “Saya mencatat dari angka-angka yang ada, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Selatan menunjukan perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19,” kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/10/2020). Ia tak memaparkan secara rinci angka-angka yang menunjukkan perbaikan penanganan Covid-19 di dua provinsi tersebut.
Namun hal ini sebelumnya sudah dipaparkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito pada Kamis (8/10/2020) lalu. Mengutip Covid-19.go.id, Wiku menyebut, perkembangan kasus mingguan pada kedua provinsi mengalami penurunan. Di Sulawesi Selatan, penurunan penularan kasus ke 30,1 persen, yakni dari 722 kasus ke 505 kasus. Persentase kesembuhan mencapai 81,93 persen dan lebih tinggi dari rata-rata nasional. Perkembangan kematian mingguan juga menurun 46,2 persen dari 13 kasus ke 7 kasus kematian. Sementara untuk Jawa Timur, perkembangan kasus mingguan pada menurun 8 persen dari 2.182 kasus ke 2.008 kasus. Persentase kesembuhan mencapai 88,53 persen.
“Saya kira ini bisa dijadikan contoh provinsi-provinsi yang lain,” kata Presiden Jokowi. Kepala Negara pun meminta tiap provinsi untuk terus mensosialisasikan dan menerapkan disiplin protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan secara rutin. Tiap provinsi juga diimbau untuk terus meningkatkan kapasitas tes, menggencarka pelacakan kontak, serta memperbaiki dan memperbanyak fasilitas perawatan dan isolasi mandiri. “Sehingga gap antara provinsi yang satu dengan yang lain terutama mengenai testing bisa kita kejar dengan baik,” kata ada.

Sumber : Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *